Bebas Sampah ID

Tunggakan Uang Sampah Kota Bandung Tinggal Rp 1,47 Miliar

Media: http://www.pikiran-rakyat.com/bandung-raya/2017/05/02/tunggakan-uang-sampah-kota-bandung-tinggal-rp-147-miliar-400292 | 19 Juli 2017


BANDUNG,(PR).- Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memberikan batas waktu pelunasan tagihan Kompensasi Jasa Pelayanan ‎(KJP) Kota Bandung pada TPS Sarimukti hingga awal Agustus 2017 ini. 

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bandung sudah membayar sebagian besar tunggakan KJP Sarimukti selama 7 tahun belakang dari Rp 6,7 miliar. Sisanya, Pemkot Bandung belum membayar Rp 1,47 miliar yang merupakan tagihan KJP tahun ini.

"Alhamdulillah persoalan 7 tahun sudah hampir selesai dari tunggakan Rp 6,7 miliar sudah dibayar Rp 5,2 miliar. Sisa Rp 1,4 miliar. Itu tagihan tahun sekarang hingga Maret ini. Ini suatu solusi yang seharusnya tidak perlu tertunda selama 7 tahun. Harusnya sudah selesai, kalau kota Bandung memahami kewajiban mereka," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jabar, Anang Sudarna dalam jumpa wartawan di kantornya, Jalan Naripan, Kota Bandung, Selasa, 2 Mei 2017.

Adapun untuk sisa tunggakan, kata dia, Pemkot Bandung tengah melakukan verifikasi internal.

‎"Dalam hemat kami menunggu sampe per triwulan. Triwulan pertama lewat, awal Juli kita lihat lagi. Kalau ditunda-tunda lagi (pembayaran Januari-Juni) akan eksekusi penutupan pelayanan. Oleh karena itu saya kasih waktu sampe Juli hingga tagihan Juni.  Akhir Juli tidak bayar, atau awal Agustus tidak bayar kami tanpa ada pemberitahuan, bakal tutup Sarimukti untuk Kota Bandung,"ujar dia.‎

Menurut dia, kalau mereka punya persoalan dengan mitranya (pasar Caringin) maka diminta untuk segera menuntaskanya. Pasalnya hal itu bukan urusan pemprov karena gubenur melakukan kesepakatan dengan kepala daerah dalam hal ini bupati Bandung dan Bandung Barat serta wali kota Bandung dan Cimahi.

Dia menambahkan, pemerintah Kota Bandung maupun tiga pemerintah lainnya diminta profesional, karena banyak hal yang lebih penting soal pengelolaan sampah ini. Menurut dia, ada hal yang lebih efisien dan efektif dalam pengelolaan sampah ini yang tidak akan membebani rakyat.

"Sampah dikelola itu bukan teori, contoh di desa desa ada soal pemilahan sampah dengan penghasilan yang lumayan bagus. Mereka akhirnya punya tanggung jawab untuk menjaga kebersihan lingkungan masing-masing,"ujarnya.

Sebelumnya diberitakan pemerintah provinsi Jawa Barat merilis jumlah tunggakan kompensasi jasa pelayanan (KJP) atau tipping fee Tempat Pembuangan dan Pengolahan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Sementara Sarimukti terhadap Pemerintah Kota Bandung senilai Rp 6,7 miliar. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari tunggakan KJP sejak 2011 lalu hingga 31 Maret 2017.***