Bebas Sampah ID

Legislator Jabar Kritisi Pengelolaan Sampah di Bantar Gebang oleh Pemprov DKI

Media: Aktual | 07 Oktober 2017


Depok, Aktual.com – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Hasbullah Rahmat, mengkritisi pengolahan sampah di Bantargebang, Bekasi yang buruk dan miris dengan nasib para warga yang puluhan tahun mengalami kebauan akan limbah sampah dan rusaknya ekosistem.

“Kalau saya reses maka ditemukan keluhan warga. Maka kami dari Jawa Barat menyarankan DKI melakukan perbaikan dalam pengelolaan sampah di Bantargebang,” ujar politisi asal PAN di Depok, Sabtu (7/10).

Baca Juga :  Serikat Mahasiswa Indonesia Dorong Pemerintah Nasionalisasi Aset Vital

Hasbullah mengimbau sebaiknya DKI melakukan pengelolaan sampah di Bantargebang secara teknologi modern, agar tidak terjadi penumpukan dan aroma yang kurang sedap di masyarakat, apalagi jika setelah hujan turun, bau aroma yang kurang sedap, tercium kemana-mana dan sangat menyengat.

“Seharusnya proses pengolahan sampah dengan sistem open dumping dicari solusi baru, karena bertentangan dengan undang-undang persampahan. Sistem ini mengganggu dan pakai sistem open damping atau pengurukan dan penimbunan,” tegasnya.

Baca Juga :  Pemerintah Siap Bagikan 22 Juta KIP ke Seluruh Penjuru Tanah Air

Hasbullah mendorong agar Pemprov DKI Jakarta menerapkan teknologi canggih dalam pengelolaan sampah di Bantargebang yang saat ini dirasa kuno.

“Jawa Barat ada TPST Nambo. Nah, di sana sampah bisa diolah menjadi energi buat industri seperti batu bara,” katanya.

Pada saat ini, lanjut dia warga minta ada perbaikan. “Kalau ada pengiriman sampah, air sampah berceceran dan menggangu. Itu juga mesti jadi perhatian dan mesti ada perbaikan,” tegsanya.

Baca Juga :  Waketum PBNU Meninggal Dunia

 

Ant.

(Zaenal Arifin)